Lewati ke konten utama
Informasi

Jangan Asal Submit: 5 Cara Memilih Jurnal yang Tepat agar Risetmu Lebih Berdampak

Menulis artikel ilmiah yang baik belum tentu cukup untuk memastikan sebuah penelitian berhasil dipublikasikan. Salah satu keputusan penting yang sering menentukan perjalanan sebuah naskah adalah memilih jurnal yang tepat. Kesalahan menentukan jurnal tujuan dapat membuat proses review menjadi lebih panjang atau bahkan membuat artikel ditolak sejak tahap awal.

Langkah pertama adalah memastikan aims and scope jurnal sesuai dengan topik penelitian. Jangan memilih jurnal hanya karena reputasi atau tingkat indeksasinya. Baca fokus jurnal, perhatikan tema artikel yang diterbitkan, dan lihat beberapa artikel terbaru untuk mengetahui apakah penelitian yang akan dikirim benar-benar sesuai dengan karakter jurnal tersebut.

Selanjutnya, periksa indeksasi dan reputasi jurnal. Sesuaikan dengan kebutuhan akademik atau institusi, misalnya SINTA, Scopus, Web of Science, atau DOAJ. Pada tahap ini, penulis juga perlu berhati-hati terhadap jurnal predator yang menawarkan proses publikasi sangat cepat tanpa mekanisme editorial dan review yang jelas.

Waktu review juga perlu menjadi pertimbangan. Jika publikasi dibutuhkan untuk kelulusan, sidang, BKD, atau kebutuhan administratif tertentu, periksa estimasi proses peer review dan jadwal penerbitannya. Jurnal bereputasi dapat membutuhkan waktu beberapa bulan, sehingga perencanaan sejak awal sangat penting.

Penulis juga sebaiknya memahami model akses jurnal, termasuk perbedaan Open Access dan Subscription. Jurnal open access memungkinkan artikel dibaca lebih luas, tetapi beberapa jurnal menerapkan Article Processing Charge atau APC. Sebaliknya, jurnal berbasis langganan dapat memiliki mekanisme pembiayaan yang berbeda. Pastikan seluruh informasi biaya diketahui sebelum melakukan submission.

Cara sederhana lainnya adalah melihat daftar pustaka dari naskah sendiri. Jika sebuah jurnal muncul berulang kali dalam referensi yang digunakan, kemungkinan jurnal tersebut memiliki fokus yang dekat dengan topik penelitianmu. Dengan mempertimbangkan scope, reputasi, waktu review, model akses, dan relevansi referensi, peluang menemukan jurnal yang tepat akan menjadi jauh lebih besar.

Selesai Membaca

Mau lihat informasi lainnya?

Jelajahi kabar, agenda, kegiatan, dan pembaruan lain yang diterbitkan Baca Dulu.

Informasi Lainnya
Link berhasil disalin